0 di keranjang

No products in the cart.

Call Center : 081220888472

Blog

Cara-Pemeliharaan-Ayam-Pejantan-Supaya-Mendapatkat-Hasil-Daging-Yang-Baik

Cara Pemeliharaan Ayam Pejantan Supaya Mendapatkat Hasil Daging Yang Baik

Supplier Ayam Pejantan Bandung – Ayam pejantan ialah sejenis ayam petelur namun jenis ayam ini ialah ayam afkir atau limbah sortiran dari hasil produksi ayam petelur. Pada awal mulanya jenis ayam petelur ini ditetaskan lalu menjadi DOC (Day Old Chicken).
DOC ialah jenis ayam yang baru saja menetas dan baru saja berumur 1 hari. Ayam yang baru berumur 1 hari ini kemudian disortir dan dipisahkan menjadi jenis ayam pejantan (pedaging) dan jenis ayam petelur. Pada zaman dulu jenis ayam pejantan di afkir kemudian dimusnahkan karena pada saat itu jenis ayam pejantan tidak dibudidayakan. Sekarang jenis ayam pejantan ini telah dibudidayakan serta dibesarkan untuk diperjual belikan. Jenis ayam pejantan ini dijual untuk diambil dagingnya. Karakteristik dari ayam pejantan ialah mempunyai sebuah postur tubuh yang kurus namun mempunyai tekstur daging yang padat, berisi, rendah lemak dan sangat legit.
Pada ahun 1980 sampai dengan tahun 1990 ayam afkir dari jenis ayam petelur ini telah populer dikalangangan masyarakat . Jenis ayam ini juga digunakan sebagai pengganti dari ayam kampung. Untuk pembudidayaan dari ayam pejantan ini cukup singkat jika dibandingkan dengan jenis ayam kampung. Jenis ayam ini biasanya bisa dipelihara sekitar 7 hingga 8 minggu dengan bobot 0,6 sampai 0,7 kg. Dengan kehadiran jenis ayam pejantan ini masyarakat bisa terpenuhi akan kebutuhan untuk mengkonsumsi terhadap daging ayam. Ayam pejantan sendiri banyak dikembangkan diberbagai wilayah yang ada Indonesia khususnya pulau Jawa seperti di Bandung.
Ternak dari ayam pejantan layer ialah jenis usaha ayam yang mempunyai prospek yang tinggi. Kenapa dapat mempunyai prospek yang tinggi? Karena untuk pemeliharaan dari ayam pejantan ini tidak sesulit seperti jenis ayam petelur atau broiler. Beternak sebuah ayam pejantan sama saja dengan jenis ayam kampung super, yang dapat membedakan hanya saja dari jenisnya. Namun biasanya untuk ayam pejantan sendiri masa panennya itu lebih lama jika dibandingkan dengan jenis ayam broiler. Untuk masa panen ayam pejantan dapat sampai usia 60 hingga 70 hari sedangkan untuk ayam broiler yaitu usianya sekitar 30 hari.

Apakah Untuk pemeliharaan Ayam Pejantan itu sulit ?

Untuk pemeliharaan dari ayam pejantan ini tidaklah sulit jika Anda dalam cara memeliharanya sesuai dengan prosedur yang benar, maka ayam pejantan bisa tumbuh dengan cepat serta sehat. Sebenarnya untuk memelihara ayam pejantan sangat mudah apabila dibandingkan dengan jenis ayam broiler. Kenapa begitu? Karena jenis ayam pejantan lebih tahan terhadap akan suhu lingkungan atau kondisi lingkungan dibandingkan dengan jenis ayam broiler. Dengan begitu Anda dapat beternak ayam pejantan dengan sangat mudah. Berikut Supplier Ayam Pejantan Bandung akan berbagi tahapan dalam pemeliharaan ayam pejantan, yaitu:

1. Kandang Ayam Pejantan
Sebelum Anda untuk beternak ayam pejantan maka terlebih dahulu harus mempersiapkan kandangnya. Kandang merupakan suatu hal yang sangat penting bagi ayam pejantan. Untuk kandang ayam pejantan biasanya berukuran sekitar 9 x 12 meter persegi dan bisa menampung sekitar 1.500 ekor ayam pejantan.
Kandang ayam pejantan juga harus selalu dibersihkan agar ayam tersebut tetap merasa nyaman berada di dalam kandang dan juga tidak mudah terserang oleh penyakit. Pembersihan kandang bisa dilakukan 2 hari sekali atau bisa 1 minggu sekali, namun yang lebih bagusnya selalu dibersihkan setiap saat. Anda dapat menyemprotkan desinfectan supaya kandang ayam tetap dalam kondisi yang bersih dan terhindar dari berbagai kuman-kuman atau penyakit.

2. Pakan Ayam Pejantan
Untuk pakan ayam pejantan sendiri sebetulnya mirip dengan pakan ayam broiler. Anda bisa berikan voer atau kosentrat dan Anda juga bisa memberikan pakan 2 kali sehari hingga 3 kali sehari. Usahakan untuk jenis pakannya yang mengandung nutrisi yang sangat baik, supaya ayam bisa tumbuh dengan cepat dan bisa memiliki daging yang banyak. Selain itu jangan sampai lupa untuk memberikan minum agar ayam pejantan tidak dehidrasi. Minuman bisa Anda sediakan di dalam kandangnya, namun harus selalu diganti supaya minuman selalu dalam keadaan ynag bersih.

Itulah tahapan dalam pemeliharaan ayam pejantan yang baik. Bagi Anda yang masih kebingungan dan tidak ingin repot dalam memeliharanya atau pingin langsung langsung untuk memasak dagingnya saja, Anda dapat memhubungi dan memesan di Supplier Ayam Pejantan Bandung.

Olahan

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on print
Share on email
WhatsApp Chat
Send via WhatsApp